Oleh : Adin Neferu
Dering pertama darimu
Meluapkan emosi
Suaramu merdu
Kau sapa aku dengan tulisan
Pun lisan
Lalu hanya anggukan menyetujui ceritamu
Aku ingin memeluk kekata yang terperi
Adalah dengan pesan kau mendekapku
Membakar kayu-kayu yang membeku
Khalifa
Benar darah kita tak mengalir sama
Tak sekandung, tak serupa
Bahkan jauh berbeda
Aku tak pernah bersua rupamu
Bahkan potretmu entah
Yakin itu menancap
Sampai hatiku sesak
Bukan karena luka atau sakit
Namun, karena K-A-M-U
Cinta yang mengaku saudara
Bogor, 22 Maret 2015
No comments:
Post a Comment