Pages

Saturday, 4 April 2015

Takdir Kematian

Mamah, Dinda, Bapak


Oleh : Dinda L Cahyani


Aku
Sebenarnya bukan menakuti
Pernah melihat sakaratul maut
Bukan dalam bayangan maya
Tentang gemelutuk rasa takut
Tentang mata mengabur
Tetang dunia yang menjauh

Bukan melalui cerita
Tapi tatapan nyata
Saat nadi-nadi mengeras
Samar-samar nyawa dicabut
Meringis menahan perih
Tak terbayangkan

Ayahku
Mengunci mulutnya rapatrapat
Bukan namaku yang disebut
Bukan pula nama Tuhan
Dia membisu
Asyhadu Allaa Ilaaha Illa Allah
Wa Asyhadu Anna Muhammad Rasulullah
Mereka menuntunnya

Perlahan tapi pasti
Terhempas
Tak lagi bernapas
Isak tangisan tak mengembalikan ruhnya

Malaikat merampas jiwa yang disayang
Mencabut nikmat kepemilikan dengan tanpa iba
Tak peduli darah dagingnya menyebut memanggil lirih
Aku yang berusia delapan tak lagi senang
Air mata menghilang diresap kain kafan

Bersama tanah merah
Takdir kematian mengawali sebutan
Aku anak yatim yang dicetuskan Tuhan

Bogor
28 Maret 2015

2 comments: