Pages

Friday, 24 January 2014

Bencana di Indonesia, Peringatan?

Bencana di Indonesia, Peringatan?
Di awal tahun baru masehi 2014 Indonesia mendapatkan kejutan. Bukan kejutan yang menguntungkan melainkan yang  membuat porak-poranda beberapa fasilitas negeri, merusak ribuan tempat tinggal, menguras ekonomi dan bahkan menghilangkan beberapa nyawa makhluk penghuni negeri yang memiliki kekayaan sumber daya alam melimpah ini. Faktanya, Indonesia bukan hanya berpotensi sumber daya alamnya melainkan juga berpotensi dengan bencana alamnya.

Banjir besar yang melanda Indonesia pernah beberapa kali terjadi. Bukan hanya di tahun 2014 ini Indonesia mengalami banjir yang menyebabkan kerusakan yang parah. Melainkan di tahun 2002 dan juga 2007. Yah, jika diperhatikan hampir di setiap menyambut pemilu Indonesia selalu ditimpa bencana. Di tahun ini bukan hanya bencana banjir yang terjadi di Indonesia. Melainkan meletusnya gunung sinabung di Sumatera Utara, Longsor, dan banjir bandang seakan menjadi peringatan bagi penduduk negeri ini. Yah, Allah telah mengingatkan kita dalam ayat-ayat suci-Nya
“Dan peliharalah dirimu dari siksa yang tidak khusus menimpa orang-orang zhalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaNya”. (TQS. Al-Anfal : 25)
Dan Rasulullah juga telah mengingatkan kepada kita dalam sabdanya : Imam Ahmad bin Hambal juga meriwayatkan hadits dari Ummu Salamah, ia berkata bahwa Rasulullah bersabda :
“Jika timbul maksiat pada umatku, maka Allah akan menyebarkan adzab (siksa) kepada mereka. Aku berkata : “Wahai Rasulullah, apakah tidak ada pada waktu itu orang-orang shalih? “Beliau menjawab : “Ada”. Aku bertanya lagi : “Apa yang akan Allah perbuat kepada mereka?” jawab beliau : “Allah akan menimpakan kepada mereka adzab sebagaimana yang ditimpakan kepada orang-orang yang melakukan maksiat, kemudian mereka akan mendapat ampuan dan keridhoan dari Robbnya.” (HR.Imam Ahmad)
Nah, perlu kita sadari bahwa “si kaya” atau negeri Indonesia ini merupakan negeri yang Allah berikan nikmat yang melimpah berupa sumber daya alam. Di daratan dan pun di lautan. Namun manusia terlalu lalai dalam mensyukuri nikmat itu. Manusia terlalu sombong untuk tunduk pada hukum Allah. Dan di Indonesia ini adalah negeri yang menjalankan pemerintahan tidak dengan hukum-hukum Allah melainkan menggunakan hukum buatan manusia yakni demokrasi.
Dan Allah telah berfirman :
“Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?” (QS. Al-Maidah [5] : 50)
Di dalam al-qur’an telah difirmankan kisah-kisah orang-orang terdahulu yang mendapat adzab akibat menentang hukum-hukum Allah dan lebih memilih hukum jahiliyah.
Bencana di negeri ini bukan sekedar dikarenakan infrastruktur yang kurang memadai melainkan juga karena negeri ini tidak dijaga dan dipelihara dengan hukum Allah.
Nah, sebentar lagi pemilihan umum untuk pemimpin negeri akan segera mengulang. Allah telah memperingatkan kita. Apakah kita akan tetap menggunakan hukum jahiliyah (red : demokrasi) atau berhenti dan mengganti dengan hukum Islam yakni Khilafah Rasyidah sesuai manhaj kenabian.
Bagi para penguasa, hentikan semua drama politik ini dan segeralah ganti sistem yang sudah terbukti kebobrokannya. Bukan hanya orang yang dzalim yang tertimpa adzab tetapi orang-orang shalih pun ikut menanggung akibatnya.

Wallahu a’lam bishowab

Cianjur,
Jum’at, 24 Januari 2014
Dinda Lindia Cahyani