Ku
rangkai sajak berduka
Untuk Indonesia
yang dilanda bencana
Indonesia….
Bukan
negeri di atas awan dongeng
Melainkan
negeri nyata yang penuh dengan syurga alam
Itulah hadiah
Tuhan bagi penghuninya
Namun
kini Indonesia berduka
Ada
petaka yang menyapa tanah nan jaya
Beragam sikap
tercermin pada penduduknya
Ada anak-anak
bersuka mencipratkan air banjir ke tubuhnya
Ada juga
yang menangis karena derita penyakit yang menimpa
Ada yang
merugi karena yang berharga terbawa hanyut dengan banjirnya
Ada penguasa
yang berlomba membeli simpati rakyat jelata
Ada keikhlasan
yang ditabur sukarelawan
Indonesia………
Sinabung
belum juga hentikan abu vulkaniknya
Begitu pula
banjir semakin tutupi sebagian daratan
Bukan
sekedar alam yang terserang akibatnya
Makhluk
bernyawa pun rasakan musibah duka yang melanda
Indonesia……….
Negeri
ajaib yang kaya dengan sumber alamnya
Kini
menangis karena lumpuh ekonominya
Tak perlu
saling menyalahkan
Karena semua
tanggungjawab ada pada tangan-tangan jahil manusia
Tuhan telah mencamkan dalam kitab suci-Nya
Janganlah
kita membuat kerusakan di muka bumi
Namun,
manusia lalai akan peringatan
Bercerminlah
wahai penduduk negeri
Mungkin
Tuhan murka akibat maksiat diri
Kini
jangan terlalu lama kita menangis
Hapus air
mata dan bangkitlah bersama-sama
Menyongsong
luka dengan berpegang pada keyakinan pemulihan
Memintalah
pengampunan sang Penguasa alam
Agar rahmat
dan keberkahan hapuskan duka dan lara Indonesia
Indonesia
masih bisa bersinar bersama mentari ketaatan pada-Nya
Songsonglah
perubahan……..
Wahai
Indonesiaku yang berduka
Cianjur, Selasa - 21 Januari 2014
Dinda Lindia Cahyani