Pages

Tuesday, 21 January 2014

Sajak Kecil Untuk Bunda


Satu, dua kata cinta untuk bunda
Yang kokoh berdiri menopang duka ku
Saat ku masih ragu melangkahkan kaki kecil ku
Kau sabar melatih hingga ku mampu berlari ria
Bunda ku yang kucinta
Teratai jingga kini membuka kelopaknya
Memikat hati setiap ujung mata memandang
Aku dewasa, semakin kuatlah kau menjaga
Bundaku yang terkasih
Tangisan kecilku selalu mengganggu istirahatmu
Namun tetes cintamu tak pernah surut menyegarkanku
Bersama jantungmu aku berdenyut mencari makna dan arti hidup

Bunda……
Kau gadaikan nyawa dan waktumu
Hanya demi keberlangsungan nafas anakmu
Kau tanggalkan hiasan dari tubuhmu
Hanya untuk membeli perisai pelindung jiwaku
Terimakasih Bunda….
Kau masih setia melukis bahagia di hidupku
Walau kau rapuh dibelakanku
Kau selalu tersenyum menghiburku
Bunda……………
Air mata lukamu adalah sebilah pisau bagiku
Yang akan menyayat hatiku jika kau meneteskannya
Maka, lapangkanlah jiwa dan kalbumu
Untuk maafkan setiap detik khilafku padamu
Bunda………….
Setiap denyut nadiku adalah jasamu
Tak mampu aku membayarnya
Tak mampu aku membalasnya
Biarkan do’aku yang menemani setiap gulir waktumu
Karena Dia yang kuasa menjaga dan melindungimu
Semoga syurga menjadi balasan terbaikmu kelak

Karena sungguh Bundaku bidadari terhebat