Pages

Tuesday, 24 June 2014

Misteri Kehidupan


Orang sering bertanya kenapa kehidupan itu pahit bagi orang yang menderita, bagi orang yang bahagia kehidupan itu terasa manis, dan bagi orang biasa kehidupan itu seperti air yang terus mengalir tanpa ada pasang surut atau hambatan apapun. Begitulah hidup. Dipenuhi dengan bermacam persepsi setiap orang. Begitulah hidup. Dipenuhi dengan rahasia yang tak bisa ditebak faktanya, tak bisa dihindarkan kejadiannya, karena semua telah tertulis dalam kitab-Nya. Manusia hanya bisa berikhtiar dan tawakal kepada Yang menciptakan Kehidupan. Karena kehidupan itu halnya misteri yang sulit terpecahkan.
Apa mau dikata jika
usaha sudah dijalani tapi hasil tak sebaik mimpi. Maka hamba sejati akan kembalikan semua pada Ilahi yang berkehendak dengan keMaha-sucian-Nya. Ujian itu bukan sekedar beban, namun bentuk dari kasih Allah untuk memperkuat iman sang hamba. Maka curigalah jika hidup lurus tak berliku, tak ada masalah, dan tak ada luka. Namun syukur tetaplah harus senantiasa terucap meski apapun yang menimpa kita.
Mungkin saat ini banyak para hamba yang sedang di uji keimanan dan kesabarannya. Apakah dia sanggup melewati ujian itu ataukah stagnan dalam ujian yang sama. Maksud saya adalah Seseorang akan diuji dengan ujian yang bermacam bentuknya. Ujian itu bisa berupa harta, keluarga, teman, status sosial, kedudukan atau jabatan, kecelakaan dan lain sebagainya. Jika dia bisa melewati satu ujian dengan selamat (kesabaran dan ketawakalan) maka dia akan di uji dengan ujian yang lain. Namun jika dia belum berhasil melewati satu ujian, maka dia akan diuji dengan ujian yang sama meski berbeda bentuknya. Bicara masalah ujian dan penyelesaiaanya memang seperti mudah. Tapi yang mempermudah itu tentunya Allah yang memberikan ujian itu sendiri. Jangan meminta agar beban ujian mu diringankan atau dimudahkan. Tapi mintalah agar Allah memberikan pundak yang kuat, hati yang tegar dalam menghadapi ujian yang Dia berikan. Karena seberapa besar keimanan kita itu menentukan seberapa besar ujian kita. Kita sering mendengar orang-orang shalih berkata bahwa Allah tidak akan membebani hamba-Nya diluar kemampuan hamba tersebut. Yah, pernyataan itu memang bukan sekedar pernyataan. Karena pernyataan itu tercantum dalam Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 286 "Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuain kemampuannya". Dan ingatlah bahwa setelah kesulitan pasti ada kemudahan. Saya di sini tidak ingin menggurui siapapun karena dari tulisan ini saya bisa belajar untuk kuat. Saya bukan orang yang kuat dan penyabar tapi setidaknya saya bisa introspeksi agar bisa berdiri kokoh dalam setiap ujian yang datang.
Misteri kehidupan tidak akan berakhir selama nafas kita masih berhembus. Jangan pernah ragu dengan Allah dan ketentuan yang di buat-Nya adalah baik bagimu karena Dia Mahatahu atas apa yang terjadi.

Wallahu a'lam bishowab

Dinda Lindia Cahyani