Speak up Your Mind!
Katanya ...
Yang jomblo bicara masalah rumah tangga, itu belum relevan.
Sebentar ... menurut KBBI (kamus Besar Bahasa Indonesia) arti relevan adalah re·le·van /rélevan/ a kait-mengait; bersangkut-paut; berguna secara langsung
Jadi intinya jika dilihat dari arti tersebut maka dapat diartikan bahwa omongan jomblo tentang rumah tangga itu belum berguna secara langsung!
Well, bisa iya, bisa juga tidak. Ada benarnya juga sih, karena seorang jomblo belum tahu realitas dari kehidupan rumah tangga itu sendiri. Namun di sisi lain, sebenarnya walau status seseorang itu jomblo, dia masih bagian dari sebuah rumah tangga. Dan terkadang dia juga sering banyak menemukan kasus di sekitar mata kepalanya tentang kehidupan rumah tangga.
Rumah tangga sama dengan berkeluarga kan? Nah saya pun masih bagian dari anggota keluarga, jadi untuk saya pribadi. Sah-sah saja kalau singlelillah ngomongin masalah rumah tangga.
Nanti abis berumah tangga, bahasannya biar lebih mantap!
Tapi kalau saya, bicara rumah tangga ya untuk pengingat diri saya sendiri.
Karena biasanya saya ini mudah lupa kalau gak dicatat!
Makanya banyak-banyakin nyatet! Ntar tinggal prakteknya. Kan kalau ada yang merasa diingatkan karena tulisan saya juga syukur alhamdulillah.
Karena di luar sana masih banyak yang lupa bahwa Islam mengatur urusan rumah tangga, terkadang mereka memutuskan dan menyelesaikan masalah tanpa dilandaskan pemahaman rumah tangga yang diajarkan Nabi.
Gak sedikit istri-istri yang nusyuz, suami yang selingkuh, anak-anak yang durhaka, karena pemahaman agamanya tentang keluarga kurang, bahkan malah nol. Sekadar tau cara shalat tapi tak tahu cara mendidik anak. Tahu cara bercinta, tapi tak tahu cara memuliakan suaminya.
Intinya, hidup di dunia ini kita sama-sama belajar, apapun bahasannya. Selama itu landasannya Al-Qur'an dan Al-Hadits yah diambil saja inti pelajarannya.
Tahu cara menjaga diri dari zina (pacaran), itu juga bagian dari proses berumah tangga. Jadi biarkan jomblo berbicara untuk Indonesia, untuk masa depan kelurga.
😄
Maaf, ini cuma pikiran saya. Jangan jadi beban pikiran anda. Yah!
#Save_Jomblo
#Indonesiatanpapacaran
#Remaja_Islami
#Keluarga_Qurani
#Generasi_Rabbani
Katanya ...
Yang jomblo bicara masalah rumah tangga, itu belum relevan.
Sebentar ... menurut KBBI (kamus Besar Bahasa Indonesia) arti relevan adalah re·le·van /rélevan/ a kait-mengait; bersangkut-paut; berguna secara langsung
Jadi intinya jika dilihat dari arti tersebut maka dapat diartikan bahwa omongan jomblo tentang rumah tangga itu belum berguna secara langsung!
Well, bisa iya, bisa juga tidak. Ada benarnya juga sih, karena seorang jomblo belum tahu realitas dari kehidupan rumah tangga itu sendiri. Namun di sisi lain, sebenarnya walau status seseorang itu jomblo, dia masih bagian dari sebuah rumah tangga. Dan terkadang dia juga sering banyak menemukan kasus di sekitar mata kepalanya tentang kehidupan rumah tangga.
Rumah tangga sama dengan berkeluarga kan? Nah saya pun masih bagian dari anggota keluarga, jadi untuk saya pribadi. Sah-sah saja kalau singlelillah ngomongin masalah rumah tangga.
Nanti abis berumah tangga, bahasannya biar lebih mantap!
Tapi kalau saya, bicara rumah tangga ya untuk pengingat diri saya sendiri.
Karena biasanya saya ini mudah lupa kalau gak dicatat!
Makanya banyak-banyakin nyatet! Ntar tinggal prakteknya. Kan kalau ada yang merasa diingatkan karena tulisan saya juga syukur alhamdulillah.
Karena di luar sana masih banyak yang lupa bahwa Islam mengatur urusan rumah tangga, terkadang mereka memutuskan dan menyelesaikan masalah tanpa dilandaskan pemahaman rumah tangga yang diajarkan Nabi.
Gak sedikit istri-istri yang nusyuz, suami yang selingkuh, anak-anak yang durhaka, karena pemahaman agamanya tentang keluarga kurang, bahkan malah nol. Sekadar tau cara shalat tapi tak tahu cara mendidik anak. Tahu cara bercinta, tapi tak tahu cara memuliakan suaminya.
Intinya, hidup di dunia ini kita sama-sama belajar, apapun bahasannya. Selama itu landasannya Al-Qur'an dan Al-Hadits yah diambil saja inti pelajarannya.
Tahu cara menjaga diri dari zina (pacaran), itu juga bagian dari proses berumah tangga. Jadi biarkan jomblo berbicara untuk Indonesia, untuk masa depan kelurga.
😄
Maaf, ini cuma pikiran saya. Jangan jadi beban pikiran anda. Yah!
#Save_Jomblo
#Indonesiatanpapacaran
#Remaja_Islami
#Keluarga_Qurani
#Generasi_Rabbani
No comments:
Post a Comment