Pages

Wednesday, 5 August 2015

Menjemput Cinta








Di dalam diam Ali berdoa dipertemukan dengan cintanya.
Meski sempat beberapa kali cemburu karena fatimah dipersunting sahabat lain.
Namun Allah tak pernah salah memasangkan jodoh, yang kau butuhkan hanya kesabaran, tawakal dan usaha.
Bukankah Ali juga berusaha menemui Rasulullah hanya dengan bermodalkan iman.
Setelah ketiga sahabat dengan kelebihannya masing-masing tertolak.
Namun Ali dengan kesederhanaannya diterima dengan sukacita.
Kau tak pernah tahu apa yang akan terjadi, sampai kau mencoba.
Kau tak akan tahu seberapa ikhlas seseorang menerimamu, sampai kau akhirnya memintanya.

Sunday, 2 August 2015

Ulasan Novel Pesantren Impian (Review)

PESANTREN IMPIAN


Ulasan (Review) Buku Pesantren Impian


Oleh : Dinda L Cahyani


Judul Buku                  : Pesantren Impian
Penulis                         : Asma Nadia
Penerbit                       : AsmaNadia Publishing House
Tahun Terbit                : Juli 2014 (Cetakan pertama), Agustus 2014 (Cetakan kedua dan ketiga)
Tebal Buku                  : vi & 314  halaman
Ukuran                        : 20 x 13 cm
ISBN                           : 978-602-9055-29-0
Jenis Cover                  : Soft Cover

Pesantren Impian!

Semua berawal dari undangan misterius terhadap 15 remaja putri dan putra. Mereka datang ke sebuah pondok rehabilitasi bernama Pesantren Impian, yang letaknya berada di Aceh. Sebuah tempat yang tidak ada dalam peta, dan tidak mudah terdeteksi oleh orang awam karena keterpencilannya.

Santri dan santriwati itu memiliki latar belakang kelam yang berbeda-beda, dan dari beberapa daerah yang berbeda di Indonesia. Yang menjadi sorotan utama adalah santriwati. Ada si kembar Sinta dan Santi, Rini, Ita, Iin, Sissy, Inong, Ina, Butet, Ipung, Eni, Sri, dan Yanti. Mereka mengawali kegiatan rehabilitasi dengan senang. Karena disuguhkan dengan fasilitas yang memadai. Bahkan mereka menjadi sangat dekat setelah beberapa bulan tinggal di pesantren, mengikuti setiap kegiatan untuk mengenal agamanya lebih dalam, dan lebih dekat kepada Tuhan-Nya.

Pemerkosaan yang menimpa Rini menimbulkan teka-teki atas siapa pelakunya. Bukan hanya merenggut kehormatan gadis itu, tapi juga beberapa kali sempat mencoba melenyapkan nyawanya dari muka bumi. Rini curiga pada orang dalam di keluarganya, tapi siapa? Yang jelas ada yang memegang kunci teka-teki itu.

Awalnya kegiatan di Pesantren Impian begitu menyenangkan, sampai berbagai kejadian menegangkan terjadi dan merubah keadaan. Santriwati menjadi khawatir setelah mengetahui bahwa di antara mereka terdapat seorang pembunuh. Disusul teror pembunuhan yang terjadi di sana.

Teror datang secara tiba-tiba, dan berhasil melenyapkan satu nyawa. Keamanan pesantren semakin diperketat agar tidak terjadi hal serupa. Namun, tanpa diketahui seseorang telah membobol gembok pengaman gerbang pesantren. Satu orang santriwati disergap dari belakang oleh seseorang. Karena lampu asrama yang gelap, ia tak sempat mengenali siapa yang mencoba menculiknya. Beruntung salah satu teman melihat kejadian itu. Butet mencoba melawan namun gagal. Kegaduhan itu mendatangkan warga pesantren untuk datang ke TKP. Kedua pelaku panik. Salah satu dari penjahat itu mengeluarkan sebilah pisau dan hendak menghunuskannya pada Butet. Bagaimana selanjutnya nasib Butet?
PESANTREN IMPIAN - ASMA NADIA

Tokoh utama yang disamarkan dengan sebutan si Gadis yang dicari-cari polisi sangat membuat penasaran. Siapa sebenarnya dia? Lalu rahasia apa yang disembunyikan Tengku Budiman? Akankah ada nyawa lain yang menjadi korban? Bagaimana misteri ini terpecahkan? Mampukah Pesantren Impian menjadi jembatan hidayah atau malah menjadi sebuah masalah baru bagi mereka?


Keseruan cerita ini hanya bisa dirasakan langsung dengan membacanya. Tunggu apa lagi? Saya rekomendasikan bagi para pembaca yang menyukai buku bergenre misteri.  

Untuk pembelian bisa langsung ke grup FB Asma Nadia klik di sini atau di website resminya di sini   
Add atau follow akun facebook saya di sini 
Salam Pembaca

DLC-Bekasi, 3 Agustus 2015



Saturday, 1 August 2015

Aroma Rindu Hujan

HUJAN


Oleh : DLC


Edaran waktu setahun
Mengundang rindu pada rerintik
Aroma gersang semusim
Membuat jemu dedaun mengering

Tertatih, terseok, kaki-kaki menjejak
Berjalan di atas tanah yang retak
Membuta oleh debu nan resah
Mematung bersama kemarau
Katakan pada angin laut
Tiupkan awan kelabu
Yang mengucurkan air dari langit
Mendinginkan, pun penghilang dahaga
Alunan nada tetesan hujan
Menjadi simfoni penghibur luka
Menyembunyikan sebagian air mata
Yang jatuh karena kerinduan
Sampaikanlah …!
Agar hujan hadir tepat waktu
Kala debur rindu menggebu
Biar hilang sendu di kalbu


Bekasi, 1 Agustus 2015