![]() |
| Alasan Meninggalkan Facebook dan Instagram |
Untuk sebagian orang yang sudah menggunakan facebook dan Instagram selama beberapa tahun, akan menjadi keputusan besar untuk meninggalkan dua jejaring sosial media ini. Tidak bisa dipungkuri bahwa perkembangan teknologi membuat sistem komunikasi sosial pun berpindah dari dunia nyata ke dunia maya. Walau pun dalam dunia nyata ada juga yang sudah saling mengenal sebelum akun dibuat, namun penggunaan kedua media sosial ini pun memberikan peluang orang asing ikut bercampur dalam komunikasi elektronik tersebut.
Ini hanya alasan subjektif tanpa memberikan paksaan kepada pengguna lain untuk menyetujui pendapat saya. Mari kita ulas alasan mengapa saya meninggalkan Facebook dan Instagram :
1. Membuang Waktu
Bukan hal yang aneh jika Facebook dan Instagram lebih sering menyedot waktu yang dimiliki penggunanya. Entah disadari atau tidak, kenyataan bahwa facebook dan Instagram bersifat adiktif seperti obat-obatan yang merangsang otak untuk terus menggunakannya setiap saat, setiap hari, jam, menit, bahkan detik. Ketika jari kita mengklik satu postingan entah video, foto, atau status. Jari-jari kita digerakkan oleh otak untuk terus mengklik postingan lainnya. Belum lagi notifikasi yang muncul membuat penasaran penggunanya untuk mengecek like atau membalas komentar.
Ada artikel menarik mengenai hal ini, Sean Parker, seorang milyuner yang merupakan investor facebook mengatakan bahwa Mark Zuckerberg secara sadar telah menciptakan monster dengan sosial media yang bersifat adiktif. Lihat artikel lengkapnya di sini.
