![]() |
| sumber pic : alodokter.com |
Apa kabar hari ini?
Alhamdulillah, luar
biasa, Allahu Akbar!
Itulah yel-yel yang
sering dilontarkan oleh mahasiswa El-Rahma jika ditanya kabar. Tidak heran,
karena ucapan yang baik akan memberi dampak positif terhadap siapa yang
mengucapkannya. Terlebih lagi, ucapan syukur harus senantiasa dilisankan oleh
para hamba-Nya, karena nikmat yang melimpah tiada terhingga.
Namun seringnya, tanpa
kita sadari apa yang telah Allah limpahkan kepada kita, terlalu sering kita
abaikan dan menganggapnya hal sepele. Nikmat memiliki tubuh yang sempurna,
nikmat rezeki walau hanya sesuap nasi, nikmat persaudaraan, dan nikmat lainnya
yang terhitung jumlahnya, termasuk nikmat sehat yang akan saya bahas kali ini.
Kita tidak akan
merasakan betapa nikmat sehat itu sangat berarti bagi manusia, terutama bagi
seorang muslim yang sadar menjalankan aktifitas di kesehariannya diwajibkan
untuk beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala kecuali di saat dia sendiri
merasakan apa itu sakit.
Allah memberikan sakit dengan
tujuan tertentu, bisa jadi karena ujian atau hukuman. Jika itu ujian, maka
Allah ingin melihat seberapa sabar hamba-Nya jika ditimpa penyakit sekalipun
penyakit itu mematikan. Dan jika itu hukuman, maka Allah ingin memberikan
hukuman karena kelalaian manusia itu sendiri dan jika dia bersabar hukuman itu
akan menjadi penggugur dosanya. Lihat artikel lengkapnya di sini.
Selain nikmat iman dan
islam, nikmat sehat adalah karunia terbesar pula. Lantas bagaimana cara kita
mensyukuri nikmat sehat ini? Yuk ikuti saran saya di bawah ini :
