![]() |
| Aku Bulan, Kau Matahari |
Oleh
: Dinda Lindia Cahyani
Aku hanya bulan
Bersinar dari cahaya pinjaman
Tersenyum saat malam, penuh kepalsuan
Sejatinya aku kelam; muram
Kau matahari!
Sumber senyum yang
kubagi
Terkadang menutupiku
sempurna
Membuat kegelapan
seutuhnya aku hina, gerhana
Saat siang menjelang
Kau bertengger di dahan-dahan Tuhan
Tak mampu kupandang, kau silau
Meski awan kelabu membelenggu, kau tersenyum di baliknya.
Aku bulan, kau matahari
Aku dipuji-puji tuan
yang sedang merindu; pilu
Sedangkan kau
dipuja-puja semangat menggebu
Pada fajar pagi, dan
senja
Kita mungkin bersatu, namun menjadi gelap
Aku bulan, kau matahari
Tanpamu aku lenyap
Bekasi, 28 Dzulqa’idah 1436 H / 12 September 2015 M
