Pages

Showing posts with label Puisi Cinta. Show all posts
Showing posts with label Puisi Cinta. Show all posts

Saturday, 10 June 2017

Jalan Cinta



Benar
Kita tidak bisa menggurui
Apalagi para tetua yang sudah jauh usia di atas kita
Dan title kita juga hanya bermantelkan agama
Kita hanya bisa merangkul dengan kata
Dengan hikmah yang tersebut di

Saturday, 12 September 2015

Aku Bulan, Kau Matahari

Aku Bulan, Kau Matahari


Oleh : Dinda Lindia Cahyani

Aku hanya bulan
Bersinar dari cahaya pinjaman
Tersenyum saat malam, penuh kepalsuan
Sejatinya aku kelam; muram
Kau matahari!
Sumber senyum yang kubagi
Terkadang menutupiku sempurna
Membuat kegelapan seutuhnya aku hina, gerhana
Saat siang menjelang
Kau bertengger di dahan-dahan Tuhan
Tak mampu kupandang, kau silau
Meski awan kelabu membelenggu, kau tersenyum di baliknya.
Aku bulan, kau matahari
Aku dipuji-puji tuan yang sedang merindu; pilu
Sedangkan kau dipuja-puja semangat menggebu
Pada fajar pagi, dan senja
Kita mungkin bersatu, namun menjadi gelap
Aku bulan, kau matahari
Tanpamu aku lenyap


Bekasi, 28 Dzulqa’idah 1436 H / 12 September 2015 M