Awal kalimat ini adalah sifat seorang muslim
Niaga atau jual beli adalah hal yang lebih di
sukai Allah dan juga Rasulullah…
Sedang seorang muslim yang berjual beli dengan
Allah tidak akan pernah merugi
“ Sesungguhnya Allah telah membeli dari
orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka. ….
“ (At-taubah : 111)
Dalam ayat lain….
“ Hai orang-orang yang beriman, sukakah
kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang
pedih?
(yaitu) kamu beriman kepada Allah dan RasulNya
dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik
bagimu, jika kamu mengetahui. (as-Shaff: 10-11)
Dalam hal apapun kita bertukar dengan Allah
maka keuntungan yang besar lah yang bisa kita dapat. Bukankah itu yang
diharapkan oleh seorang penjual?
Sedangkan satu kebaikan akan dibalas dengan
sepuluh kebaikan. Betapa baiknya Allah. Sehingga seiring dengan itu keimanan
pun akan meningkat. Bahwa sebaik-baiknya pembeli adalah Allah…..
Aku menjual kepercayaan ku kepada-Nya. Aku percayakan
engkau kepada-Nya. Karena Dia sebaik-baik pemelihara dan penjaga. Dia
sebaik-baik pelindung dan Pendengar. Dia sebaik-baik Yang membahagiakanmu. Di dunia
bahkan di akhirat. Maka kutitipkan engkau pada – Nya agar saat jasadku tak
mampu menyentuhmu.. maka biarlah Allah yang senantiasa menjaga-Mu. Saat aku tak
bisa membuatmu tersenyum maka biarlah Allah yang menghiburmu. Saat mataku tak
mampu mengawasimu…. Aku percaya bahwa Allah akan menjaga hatimu untuk ku….
J
Tersenyumlah…..
Biarkan aku berkomunikasi denganmu melalui
doa-doa yang kupanjatkan kepada Allah… bukankah itu sebaik-baik komunikasi?
Jika tak ada kabar tentangku maka tanyakan pada
Allah…..
Aku telah menjual kepercayaanku terhadapmu
kepada Allah. Tunggulah dan bersabarlah keuntungan yang lebih besar yang akan
aku dan engkau dapatkan….
Barokallahu fik….
Fii amanillah…..
Dinda Lindia Cahyani
Cileungsi , Bogor – Indonesia
Januari, 12 - 2015