Pages

Sunday, 18 January 2015

Fajar

Fajar


Tuhan kirimkan pagi tuk temaniku mengawali hari
Sebelum sekarang, ada hari kemarin yang menjadi memoriku
Yang setia mengantarku merengkuh ilmu tuk hari esok-ku
Tersenyum sang fajar berbagi energi
Berayun langkahku merobek hutan kawan sang alam
Satu masa, Fajar tak mau keluar,,,
Dia tak lagi bersinar…..
Ku tanya Tuhan, mengapa dia enggan menyapaku?
Apa salah seorang anak? Sampai petang langit pun kelam
Ah, akhirnya pagi berganti pagi… Masihkah fajar bersinar?
Pagi ku kini berbalut sendu, bersama gerimis yang rupaku pilu
Kemarin itu……
Saat fajar telah tenggelam di ufuk barat… dilangit merah….
Disanalah fajar terbenam dan kembali pada Tuhan

Yang merindumu…… Anakmu !!!!
Dinda Lindia Cahyani
Cileungsi, Bogor – Indonesia
Januari, 19 - 2015