Pages

Tuesday, 16 January 2018

Adora Svitak, Inspirasi Penulis Masa Kini

Mungkin anak berusia tujuh tahun di masa kini mayoritas lebih banyak menghabiskan waktu dengan bermain boneka atau robot dan menonton kartun. Namun berbeda dengan Adora Svitak. Di usia tujuh tahun dia sudah menulis buku dan sudah menerbitkannya. Sehingga bukunya menjadi banyak diminati dan menginspirasi para orangtua dan juga anak-anak di seluruh belahan dunia.


Adora Svitak merupakan anak dari John dan Joyce Svitak. Ia lahir di Amerika pada tahun 15 Okotber 1997. Ibunya seorang keturunan Cina dan ayahnya warga Amerika yang merupakan ilmuwan komputer dan fisika.


Adora Svitak mulai belajar mengetik di laptop di usia enam tahun. Selain menulis gadis kecil ini sangat menyukai membaca buku. Terutama buku fiksi sejarah. Dia membaca banyak buku-buku. Saat usia empat tahun, ayahnya sering membacakan buku untuknya itulah kenapa sampai sekarang buku menjadi teman baiknya.

Tak berhenti sampai situ, setelah menerbitkan bukunya yang berjudul “Flying Fingers” dia pun sering diundang ke sebuah acara untuk menceritakan semua tentang kesenangannya sehingga menghasilkan buku yang menginspirasi banyak pembaca.

Saat ditanya dalam sebuah acara tentang dari mana dia mendapatkan inspirasi untuk menulis. Dia menjawab bahwa inspirasi yang dia dapatkan dari sekitarnya seperti memperhatikan bunga-bunga di taman, lingkungan, binatang peliharaannya, dan sebagainya.



Di tahun 2010 pada usianya yang mencapai dua belas tahun Adora Svitak diundang ke acara TED  dengan membawakan judul “What Adults Can Learn from Kids” yang artinya apa yang orang dewasa bisa pelajari dari anak-anak. Pada saat mengisi acara ini, banyak penonton yang hadir dari kalangan ilmuwan, guru, penulis, pengusaha, pelajar, mahasiswa, CEO, dan kalangan elit lainnya. Dan video ini berhasil ditonton sebanyak 3.3 juta orang.

Sekarang dia menginjak usia dua puluh satu tahun, dan sudah menjadi orang yang terbilang sukses di usia muda. “Pasific Standard Magazine” memasukkan Adora Svitak sebagai “30 pemikir paling top di bawah usia 30.”

Sudah banyak penghargaan yang didapatkannya sebagai aktivis, penulis, dan advokat, dia juga kerap sekali menjadi pembicara di universitas-universitas dunia yang diisinya secara online dari studio pribadi di rumahnya yang disediakan oleh orangtuanya.

Di akhir kalimat,   saya kutipkan, orangtua memiliki peran penting untuk kesuksesan anak-anaknya.
Salam Literasi.

Baca juga : Badai Tropis Melanda Mauritius 


Mauritius, 16 Januari 2018 M

No comments:

Post a Comment